A.PERENCANAAN
1. Tata Batas Areal IUPHHK
Areal IUPHHK-HA PT. GRUTI berbatasan dengan : Batas Hutan Suaka Alam (HSA), Hutan Lindung, Hutan Produksi, Areal Penggunaan Lain (APL) dan Batas Persekutuan. Panjang batas keseluruhan areal 641,934 Km. Sesuai dengan Pedoman Tata Batas disahkan oleh BAPLAN areal PT. GRUTI akan dilaksanakan Tata Batas dan Rekonstruksi Batas. Rencana pelaksanaan Tata Batas pada tahun ini sepanjang 42,56 Km.
4. Inventarisasi Sebelum Penebangan (ITSP)
Inventarisasi Tegakan Sebelum Penebangan diperlukan untuk mengetahui potensi kayu di lokasi di rencana Blok Tebangan. Pada tahun ini rencana pelaksanaan ITSP seluas 1.132 Ha.
B.PRODUKSI
1. Pembukaan Wilayah Hutan (PWH)
Pembukaan Wilayah Hutan diperlukan berupa pembuatan jalan angkutan kayu produksi dari Blok Tebangan menuju Tempat Penumpukan Kayu (TPK). Rencana PWH pada tahun ini terdiri dari Jalan Utama sepanjang 23,118 Km dan Jalan Cabang sepanjang 27,438 Km.
2. Pemanenan
Pemanenan atau produksi kayu bulat pada tahun ini ditargetkan sebanyak 67.634,38 M3 dari Blok Tebangan RKT dan PWH dengan jenis Kelompok Meranti dan Kelompok Rimba Campuran. Adapun jenis kayu adalah Keruing, Meranti, Kempas, Medang dan jenis jenis-jenis komersial lainnya.
C.PEMBINAAN HUTAN
1. Pengadaan Bibit
Pengadaan bibit diperlukan untuk : Penanaman/Pengayaan Bekas Tebangan, Penanaman Tanah Kosong, Penanaman Kiri-Kanan Jalan dan Penanaman SILIN. Target pengadaan bibit pada RKT 2021 sebanyak 582.932 batang.
2. Pengayaan
Pengayaan dilaksanakan di bekas blok tebangan RKT. Adapun target pengayaan tahun ini seluas 209 Ha dengan jumlah bibit sebanyak 83.709 batang dengan tanaman jenis unggulan setempat seperti Keruing, Meranti, Damar Laut, Jelutung dan Kempas.
3. Penanaman Areal Tanah Kosong/Areal Non Produktif
Selain pada areal bekas tebangan direncanakan ada penanaman pada areal-areal tanah kosong/areal non produktif yang ada di dalam areal PT. GRUTI. Target penanaman Areal Tanah Kosong/Areal Non Produktif pada tahun ini seluas 371 Ha.
4. Penanaman Kiri Kanan Jalan Angkutan Kayu
Penanaman di kiri kanan jalan dilakukan di areal yang kondisinya terbuka atau kurang permudaan. Target penanaman Kiri Kanan Jalan pada tahun ini seluas 20 Ha.
5. Pemeliharaan Tanaman Pengayaan
Pemeliharaan tanaman pengayaan berupa penyulaman, pembersihan atau pembebasan dari tanaman pengganggu dilakukan pada pohon-pohon hasil penanaman/pengayaan. Target Pemeliharaan Tanaman pada tahun ini seluas 133 Ha.
6. Pemeliharaan Tanaman pada Areal Tanah Kosong
Pemeliharaan tanaman pada areal tanah kosong berupa penyulaman, pembersihan atau pendangiran dilakukan pada pohon-pohon hasil penanaman hasil penanaman pada areal tanah kosong. Target pemeliharaan tanaman pada tahun ini seluas 53 Ha.
7. Pemeliharaan Tanaman pada Kiri Kanan Jalan Angkutan Kayu
Pemeliharaan tanaman pada kiri kanan jalan angkutan kayu berupa penyulaman, pembersihan atau pendangiran dilakukan pada pohon-pohon hasil penanaman hasil penanaman pada kiri kanan jalan angkutan kayu. Target pemeliharaan tanaman pada tahun ini seluas 20 Ha.
8. Pembebasan Pohon Binaan
Pembebasan pohon binaan dari tanaman pengganggu seperti liana diperlukan agar pertumbuhan pohon maksimal. Target kegiatan Pembebasan Pohon Binaan tahun ini seluas 2.560 Ha.
D.PERLINDUNGAN DAN PENGAMANAN HUTAN
Kegiatan perlindungan dan pengamanan hutan meliputi : Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Penanggulangan/Pencegahan Penebangan Liar/Pencurian, Perladangan, Perlindungan Flora dan Fauna/Plasma Nutfah dan Perlindungan Konservasi Tanah dan Air.
E. TENAGA TEKNIS DAN NON TEKNIS KEHUTANAN
Penggunaan Tenaga Teknis dalam pengelolaan hutan sangat mutlak dibutuhkan. Untuk saat ini Tenaga Teknis yang ada di PT. GRUTI terdiri dari : Sarjana Kehutanan 5 orang, GANISPHPL-CANHUT 3 orang, GANISPHPL KURPET 2 orang, GANISPHPL BINHUT 1 orang, GANISPHPL NENHUT 1 orang, GANISPHPL PKB 8 orang. Perusahaan terus berupaya meningkatkan kualitas SDM dengan selalu mengikutsertakan karyawan untuk mengikuti Diklat sesuai kebutuhan perusahaan.
F. PERALATAN
Peralatan pengusahaan hutan yang digunakan antara lain : Logging Truck 13 unit, Tractor 18 unit, Log Loader 6 Unit, Chainsaw 25 Unit, Motor Grader 3 Unit, Excavator 4 Unit, Dump Truck 5 Unit, Speed Boat 1 unit, Long Boat 1 Unit, Jeep 6 Unit dan Sepeda Motor Trail 7 Unit.
Karena sebagian peralatan logging yang digunakan saat ini sudah tua maka pada tahun ini direncanakan akan diadakan peremajaan peralatan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja.
G. PEMANFAATAN KAYU
Kayu produksi tebangan dari areal PT. GRUTI sebagian besar untuk mensuplay industry grup dan sebagian dijual antar pulau/provinsi/perdagangan bebas.
H. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN
Rencana Litbang tahun ini meliputi : Penelitian Pertumbuhan Tanaman Pengayaan, Pertumbuhan Riap Tegakan Tinggal (PUP) dan Pembudidayaan Jenis Andalan Setempat.
I. PENGELOLAAN DAN PEMANTAUAN DAMPAK LINGKUNGAN
Rencana pengelolaan dan pemantauan dampak lingkungan pada tahun ini akan dilaksanakan di areal : Sempadan Sungai, Kawasan Buffer Zone Hutan Lindung dan Pantai, Kawasan Pelestarian Plasma Nutfah, Kawasan Perlindungan Satwa Liar, Areal Petak Ukur Permanen, Areal Kebun Benih, Jalan Angkutan, Base Camp/TPK/TPn. Selain itu upaya pengelolaan juga untuk mencegah dan menaggulangi erosi tanah, mencegah kerusakan vegetasi, mencegah kerusakan habitat satwa liar serta social ekonomi dan budaya.
J. KELOLA SOSIAL
Sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat desa sekitar areal kerjanya, maka berbagai upaya direncanakan seperti : Pemanfaatan Tenaga Kerja Lokal, Bantuan Kubikasi Desa, Ganti Rugi Lagan, Penyuluhan dan Bantuan Lainnya.
Demikian gambaran rencana kerja PT. GRUTI pada Tahun 2021. Semoga bermanfaat.